atjiethink.blogspot.com !!

Ini blog saya yang baru, sebelumnya beralamat atjie-lovestoshout.blogspot.com, tapi karena terlalu panjang, dan saya kira itu isinya sampah smua, jadi saya bikin yang baru deh!!
kasi comment jangan lupa ya!!!
Showing posts with label About a One. Show all posts
Showing posts with label About a One. Show all posts

Saturday, March 14, 2009

The History of Aci

Rada ga penting mungkin, saya berbagi hal ini sama kalian ..
Well, yg jelas sy seneng kalo kalian mau baca sampai akhir ..

So, this is story about my name ..
Waktu kecil, sebagaimana keluarga dekat termasuk saudara jauh ingin memanggil nama seorang makhluk yg baru keluar dari rahim seorang ibu, dengan nama yg imut ..
Lalu nama Asri Yuliana yang berarti perempuan di bulan juli yg (diharapkan) selaras serasi seimbang indah memesona layakny judul2 buku ppkn jaman SD, Asri, diubah menjadi Aci.

Keluar dari rumah, ke daerah tetangga, seiring perkembangan organ dan otot serta tulang saya, saya berjalan-jalan, setelah melalui proses merangkak alias ngorondang dan jatuh bangun, para tetangga memanggilku 'Asep' ..
Dengan dugaan yg pasti bahwa sy ini berjenis kelamin pria, padahal itu hany karena si babeh yg senang bereksperimen dgn rambut saya, dan membuatny tampak bagai kaum adam.

Sedangkan dirumah sampe sekarang sy dipanggil Ade.

Menginjak bangku sekolah -kiasan, sy diperkenalkan dengan dunia luar sebagai Asri, and so on sampe Smp kelas 1.
Panggilan Ade dirumah, selalu, panggilan Aci sesekali terdengar dari saudara-saudara.
Smp kelas 2, teman saya Okeu, yg ternyata menginspirasi saya akan obsesi pada strawberry, membuat julukan pada diriny -Okeu LoveLove Strawberry- dan dia menagih julukan atas namaku, yg jadiny dia memanggilku Aci, dan beberapa teman sekelas juga, dan teman2 lain yg baru saya kenal ketika menginjak tahun ketiga.

Masuk Sma, sempat sy pikirkan serius, apa panggilan untuk sy kelak, karena di Sma semua orang2 baru ..
Asri atau Aci ?

Maka sy biarkan mereka mengenal sy sebagai Asri.
Sering terjadi kesalahan umum dalam penyebutan nama sy oleh para guru, bahkan TU, jadi saya selalu memverifikasi kembali keakuratan data tentang diri saya pada dokumen mereka.
Kesalahan Smp, nama saya jadi Asri Yuliani.
Kesalahan Sma, nama saya jadi Astri Yuliana.
Kesalahan fatal, sempat ditulis Astri Yuliani.

Saya kehilangan jati diri ..

Setiap guru menulis nama saya atau menyebutny, karena selalu salah, sampai2 yg meralat bukan hanya sy, tapi teman2 sekelas ..
"Asri, bu, ga pake T" -tahun pertama

Lalu saya dibukakanlah matany oleh Tuhan, bahwa manusia kadang mempunyai keterbatasan, bahkan dalam menyebut R dan S ..

Sering jadi korban, nama saya disiksa menjadi Aseli dan Athri ..

Akhirny saya membuat keputusan, bahwa saya dipanggil Aci saja, demi keiritan karakter dan toleransi pada mereka yg cadel ..
Mereka menulis namaku Achie, Acy, Acie, Achy, apapun, tapi aku disebut Aci ..

Sedangkan Atjie, hanya saya yg mencoba 'branding' kecil2an dari celetukan adik saya yg berbakat di bidang Linguistik ..

Dan terkadang ..
Ketika saya dipanggil Asri, sy merasa menjadi orang lain ..

Tapi terkadang, saya juga rindu dipanggil Asri,,

Well, thanks sudah menyimak ..

Kalian boleh memanggil saya Aci atau Asri ..

Friday, October 3, 2008

Lubang Jarum

Di suatu hari..ketika tiba-tiba saya menikmati waktu dengan kesendirian..yang kebetulan, teman baik saya tidak masuk hari itu, maka saya memutuskan untuk mencari sesuatu.
Tanpa disadari saya sudah memarkirkan motor di depan gedung Bale Sumur Bandung, which is, terletak di jalan Cikapundung..
Anehnya, begitu turun dari motor, saya tiba-tiba berkata pada diri saya sendiri, ngapain pula saya ada di sini, sendirian..tapi ya sudahlah, karena sudah terlanjur sampai, maka saya mulai menjelajah emperan itu untuk mencari buku yang awalnya saya maksudkan untuk dicari.

"Cari apa neng..?"
"Hmm.." ragu akan penjual,...tahu ga ya, maksud saya cari barang apa..
"Ada buku tipografi..??"
"Oohh.." lalu, dia mencari temannya yang berjualan buku di section tertentu, dengan saya berada dibelakang, bermimik heran, -oh..dia ngerti ..?!
"..hei..buku potograpi cenah!!" lanjut penjual yang tadi.. -JEHH..!!!

Itulah..sedikit sekali yang pernah dengar tipografi, pasti menyangka potografi ->fotografi. Kalaupun dia tau tipografi, pastilah itu anak desain, atau orang yang berwawasan luas, atau yang ga sengaja pernah baca, dimanaaaa...gitu.
Jadilah saya dihadapkan oleh penjual yang umurnya ga jauh beda sama saya, ber elu-gue, yang sedang melahap mangga, dengan rakusnya..
Anehnya, padahal kalau kamu lihat caranya makan mangga..totally uncool..benar-benar serakah, dan ga ber-manner, tapi entah kenapa, saat itu saya merasa fokus saya yaitu pada mangganya, dan anehnya, saya tergiur..
Kemudian temannya ada yang menegur..

"Ga puasa, kamu!!..ih..ga malu!!" oh, pantas saja saya tergiur, saya lapar..
Langsung saja itu mangga dia lempar, serius saya, itu langsung dia lempar, hampir kena temannya yang barusan ngomong, malah..
Berawal dari saya, yang melihat-lihat buku edisi fotografi, yah..berhubung buku tipografinya ga ada..

"Suka fotografi, teh??" tanya si penjual, yang belakangan saya tahu namanya yaitu .. (disamarkan, kita sebut saja Udin)
"Hmm.." saya jawab saja seiyahnya, sambil serius sama buku yang saya pegang..
"Saya juga suka fotografi.." lanjut si Udin, yang sempat membuat saya staccato dalam membalik-balik halaman buku. Agak heran, saya lirik sambil, sedikit senyum menyelidik..
"Suka foto-foto gitu, teh??" si Udin lagi, bukunya udah mulai saya buka-buka lagi ..
"Iyah.." jawab saya, yang tidak dinyana, dibalas dengan ..
"Saya juga suka foto-foto teh, di sekitar Bandung lah..sama temen2.." staccato lagi, ga salah denger, saya??
"Oh, ya??" penuh dengan rasa tertarik..
"Teteh pake kamera yang..gitu??" sambil tangannya bergestur yang mengesankan kamera canggih..
"Dslr??bukan..cuma digital pocket biasa, kok.."
"Ooh..kalo saya suka pake kamera lubang jarum??" apa itu, lubang jarum..nampak pernah dengar..
"Lubang jarum??..Oooh" dengan wajah yang, ga mau ketahuan kupernya, padahal ga yakin tau, lubang jarum itu kayak apa..
"Iyah..ditaro, dimanaa...gitu, ntah kalo udah, ditutup, trus jadi deh..potonya.." akhirnya mengalah,
"Lubang jarum itu yang kayak gimana sih??"
"yah..masa teteh ga tau sih??.." edan..ngeremehin..
"..ituloh..yang dari kaleng, dikasi lubang, dicat item dalemnya gitu.." akhirnya saya inget.
"Ooh..iya..iya..saya tau..pake apa ambilnya emang??film ato gimana??"
"ada kertas khususnya teh.."
Lalu tercipta lah percakapan yang panjang, dari berbicara soal kamera, sampai tempat serupa, yang berjualan buku-buku kayak gini, di daerah Jakarta..

"Wah..jangan coba-coba deh, saya aja yang gini, ..kapok!! Apalagi teteh, perempuan lagi.."
"Emang kenapa disana??" dengan polosnya saya bertanya..
"Banyak premanisme-nya.."
Lalu dia bercerita, betapa pernah dia hampir adu jotos, gara-gara cuma pegang sampul buku, tapi gajadi beli, ato cuma liat-liat aja, ga pegangpun, dipaksa harus beli..Widiih..serem dah..

Lalu mencoba balas dendam juga, saya bertanya..
"Tahu kamera Lomo ga??"
"Apaan tuh teh???"
"Yah..masa ga tau sih??.." ...

Lalu berlanjut pada teman-temannya yang ternyata satu kampus sama saya, tapi beda jurusan dan angkatan..berlanjut pada betapa dia banyak kenalan, sampai-sampai diajakin manggung, dan bisa masuk workshop di Selasar Sunaryo, menyelinap, gratis, karena temannya jadi panitia..
and so on..and so on..
Sampai akhirnya berujung pada saya, yang mendapat potongan harga atas dua buku yang saya beli..

Hmm..senangnya punya teman baru ..
Penjual buku dan kamera lubang jarumnya ..

Di suatu hari kamis